26 Agustus 2016 15:38:09
Ditulis oleh Admin

Sejarah Desa

Awal mula kisah Desa Kablukan adalah akhir runtuhnya kerajaan Mataram suatu ketika setelah perang saudara antara Mataram dan Pajang Akibat peperangan tersebut Mataram dipihak yang kalah. Sehingga prajurit Mataram melarikan diri meninggalkan Mataram menuju tempat yang lebih aman. Berkaitan dengan keprajuritan sempat berbeda pendapat yang akhirnya terjadilah pertengkaran dan akhirnya kedua belah pihak sama-sama kalah/jatuh/sampyuh/gabluk. Dari cerita itulah akhirnya sesepuh desa pada saat itu dijadikan nama desa yang sampai sekarang desa ini diberi nama Desa KABLUKAN

Sejarah Pemerintahan Desa:

Pada zaman penjajahan Belanda Desa Kablukan masih sangat kecil, seiring dengan perkembangan zaman dan populasi penduduk desa Kablukan sekarang memiliki 2 (dua) dusun , yang terdiri dari Dusun Kablukan dan dusun Karanglo.

Tiap-tiap dusun dipimpin oleh seorang Kepala dusun yaitu Kamituwo yang membawahi beberapa RT/RW dan dibantu oleh Bayan (Kaur), serta lembaga desa yang lainnya seperti BPD dan LPMD. Mereka menjalankan tugas dan fungsinya masing-masing dengan baik, sebagai imbalan mereka diberi tanah garapan yang biasa disebut “ BENGKOK “.

Desa Kablukan dipimpin oleh seorang Kepala Desa yang dibantu oleh Bayan, Kamituwo .

 

Seiring dengan perkembangan zaman desa Kablukan telah mengalami pergantian kepemimpinan (Kepala Desa) sebagai berikut:

  • Tahun 1895 – 1916, Desa Kablukan   dipimpin oleh SARDI
  • Tahun 1917 – 1934, Desa Kablukan   dipimpin oleh TANGEH
  • Tahun 1935 –1939, Desa Kablukan dipimpin oleh KIJAN
  • Tahun 1940 – 1945, Desa Kablukan dipimpin oleh RAJI
  • Tahun 1946 – 1949, Desa Kablukan   dipimpin oleh SAMSURI
  • Tahun 1949 – 1971, Desa Kablukan   dipimpin oleh MARTA SUMINDAR
  • Tahun 1972 – 1998, Desa Kablukan dipimpin oleh MUDJIRO
  • Tahun 1999 –2007, Desa Kablukan dipimpin oleh KAYADI
  • Tahun 2008 – 2019, Desa Kablukan dipimpin oleh SUSENO EDIYONO
  • Tahun 2019 – 2025, Desa Kablukan dipimpin oleh NUR THOHIR



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus